Nonton Liga Indonesia Derby Jogja (PSS vs PSIM)


Derby, mungkin buat para pecandu bola sangat menantikan pertandingan derby dua tim dalam satu kota. Derby terpanas ada di Milan kala AC Milan Bertemu Inter Milan, Di kota Roma juga ada Roma vs Lazio, Turin ada Torino vs Juventus. Di Inggris ada MU vs City, Everton vs liverpool, chelsea vs arsenal. Di Spanyol ada Barcelona vs Espanyol, Madrid vs ATletico. Semua pertandingan diatas mesti menghasilkan pertandingan yang menarik, ketat, tensi tinggi serta tidak jarang menjurus kasar karena tingginya atmoSfir pertandingan untuk dimenangkan. Pertandingan yang disebut sebagai pertaruhan Nama Klub didepan pendukung di kota tersebut.

Dan Di indonesia juga menyajikan banyak partai derby, salah satunya adalah partai antara PSS Sleman Vs PSIM Yogyakarta. Pertandingan tersebut merupakan rangkaian pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia. Pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Maguwoharjo Sleman itu merupakan pertandingan tim sekota Yogyakarta yang tentunya menyajikan persaingan sengit diantara kedua tim. Pertandingan itu akhirnya dimenangi oleh PSS dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Diaz pada babak kedua.

Sore itu saya beserta teman dari desa sebelah menyempatkan diri untuk menonton pertandingan tersebut. Pada sore yang panas dan cerah itu kamipun berangkat, dan ini adalah kali pertama saya menonton pertandingan PSS di musim ini dan kali pertama juga saya nonton pertandingan di stadion maguwoharjo. Dahulu homebase PSS di Tridadi dan juga pernah di Mandala Krida.

Setelah memasuki stadion nampak sudah berjubel dengan para slemania, saya dan teman-teman duduk dibagian selatan stadion. Pada pertandingan tersebut pendukung PSIM yang disebut dengan “Brajamusti” tidak datang kestadion dengan atribut karena dikhawatirkan memicu kerusuhan anatar supporter. Dalam beberapa kesempatan Slemania dan Brajamusti memang sering terlibat bentrok. Suatu kondisi yang sangat tidak baik dalam liga indonesia dan ini masih dalam dalam satu lingkup Yogyakarta,

Dalam pertandingan itu supporter PSIM tidak mengenakan atribut brajamusti tetapi menggunakan pakaian serba hitam. Meskipun jumlahnya hanya sedikit tetapi supporter PSIM tersebut tetep berani melakukan tindakan anarkis, sehingga beberapa kali sempat terjadi aksi saling lempar antara pendukung PSS dan PSIM. Meskipun tidak menggangu pertandingan tetapi kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan terjadi dalam sebuah pertandingan yang sebetulnya berlangsung cukup menarik.

Pertandingan berjalan cukup seru dibabak pertama dan kedua. PSS lebih banyak mendomnasi pertandingan dengan melancarakan serangan lewat sayap, sementara PSIM lebih banyak mengandalkan serangan balik mengancam gawang PSS. Babak pertama berakhir dengan 0-0 setelah kedua tim gagal memebus jala gawang lawan. Pada babak kedua PSS lebih berani mengancam dan membuahkan beberapa peluang. Gol semata wayang yang menghantarkan PSS meraih kemenangan dicetak oleh Ricardo Diaz pada menit ke 58 memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri pertahanan PSIM Yogyakarta. Gol tersebut bertahan samapi pertandingan berakhir.

AKhirnya PSS bisa meraih poin penuh dikandang sendiri dan bisa memuaskan puluhan ribu pendukungnya yang memenuhi stadion maguwoharjo untuk menyaksikan pertandingan tersebut. tetapi ternyata terjadi tawuran ketika para penonton sudah keluar stadion. Di luar terjadi bentrok antar pendukung, untungnya bentrok tersebut tidak meluas menjadi keributan yang lebih besar karena sudah diantisipasi oleh pihak keamanan,

AKhirnya saya pun bisa dengan tenang meninggalkan stadion dan kembali sampe rumah dengan selamat. beberapa hal yang bisa saya sampaikan ketika menonton pertandingan Liga Indonesia :

  1. Perasaan kurang nyaman karena takut akan adanya kerusuhan
  2. Kondisi stadion yang ternyata masih memungkinkan terjadinya tawuran

tetapi pada intinya saya tetap seorang yang menyukai sepakbola, meskipun ada resiko tersebut diatas saya tetep lebih menghargai nilai sepkabola itu sendiri. Semoga sepakbola indonesia bsia lebih maju dan berkembang terus.

Tentang ndelon

Aku orang biasa aja yang penuh dengan kekurangan, tetapi aku selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
Pos ini dipublikasikan di Sport dan tag , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Nonton Liga Indonesia Derby Jogja (PSS vs PSIM)

  1. laurentius nawang kurniawan berkata:

    Hanya pecundang yg cuma berani di kandang. Brajamusti hanya menunggu dengan senyum penuh kebencian bila para slemania itu berani datang ke mandala krida. Lihat saja ulah slemania saat di maguwoharjo, mereka berteriak seakan merekalah suporter yg teladan,,,tapi nyatanya, mereka adalah kumpulan pengecut yg hanya berani di depan rumah.

  2. slemania BANCI….hanya jago kandang yg g brani ap2…

    contoh donk kayak brajamusti….yg brani datang dengan “gagah berani” ke sleman & bantul!!!

  3. BRAJAMUSTI berkata:

    BRAJAMUSTI TETAP AKAN SELALU ANTI TERHADAP SLEMANIA YANG CUMA BERANI DIKANDANG AJA. TETAPI SLEMANIA EMANG PENGECUT!!!!! SOALNYA WAKTU TAWURAN TERJADI MEREKA HABIS NGLEMPAR LALU SEMBUNYI KAYAK KURA-KURA ATAU ORONG-ORONG

    • kuncon'x berkata:

      ya tu emank selemania tu banci gag kayak brajamusti yg selalu gagah perkasa……slemania tu emank azzzzzzzu…….brani nya cuma di kandang……..di kandang aja slemania masih takut sama BRAJAMUSTI…….slemania emank pecundang.

      ” HIDUP BRAJAMUSTI “

      • JOGJA MANIA berkata:

        jogja bonek kita saudara………
        jogja bonek kita saudara………
        slemania ……
        DIBUNUH SAJA……….

  4. geraldo berkata:

    NAMBAH… AKU CRITO bal2an tanggal 12 feb 2010

  5. slemania silet wanine mung neng neng kandang nek wani ngosak asek djogja tak antemi malahan

  6. paser bumi bunuh saja ojo dumeh persiba menangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s